Jumat, 02 Januari 2026

MODUL AJAR FASE E MADRASAH ALIYAH MATA PELAJARAN : AL-QUR'AN HADITS Bab 6 : Struktur Ayat Dan Surat Dalam Al-Qur’an

 

MODUL AJAR FASE E MADRASAH ALIYAH

MATA PELAJARAN : AL-QUR'AN HADITS

Bab 6 : Struktur Ayat Dan Surat Dalam Al-Qur’an

 

INFORMASI UMUM

 

A.   Identitas Modul

Nama Madrasah              :    MA Muhammadiyah Blabak

Nama Penyusun               :    Kuni Hiriyanti, S.Pd

Mata Pelajaran                :    Al-Qur'an Hadits

Kelas / Fase Semester      :    X/ E / 1

Elemen                              :    Struktur Ayat dan Surat dalam Al-Qur’an

Alokasi waktu                  :    2 x 45 Menit

 

Capaian Pembelajaran

Pada akhir Fase E, pada elemen Ilmu Al-Qur'an, Peserta didik dapat menganalisis hal ihwal ilmu Al-Qur'an tentang pengertian Al-Quran menurut pendapat para ulama', sejarah turun dan kodifikasinya, bukti-bukti keautentikan, kemukjizatan, pokok-pokok kandungan, dan struktur Al-Qur’an, untuk meyakini kebenaran Al-Qur'an dan mengamalkan pesan Al-Qur'an dalam konteks kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara. Pada elemen Ilmu Hadis, peserta didik mampu menganalisis hal ihwal tentang ilmu hadis yang meliputi; perbedaan hadis, sunah, khabar, dan asar, sejarah kodifikasi dan perkembangan hadis, unsur-unsur hadis, kedudukan dan fungsi hadis terhadap ayat Al-Qur’an, pembagian hadis, serta tokoh-tokoh ulama hadis untuk meyakini kebenaran hadis-hadis tersebut bersumber dari Rasulullah saw., baik secara sanad dan matan maupun kualitas kesahihannya serta mengamalkan ilmu hadis agar lebih kritis dalam menerima dan merespon berita di masyarakat dalam konteks kehidupan berbangsa dan bernegara.

Elemen

Capaian Pembelajaran

Ilmu Al-Qur'an

Peserta didik dapat menganalisis hal ihwal ilmu Al-Qur'an yang meliputi; pengertian Al-Quran menurut pendapat para ulama', sejarah turun dan kodifikasinya, bukti-bukti keautentikan, kemukjizatan, pokok-pokok kandungan, dan struktur Al-Qur'an, untuk meyakini kebenaran Al-Qur'an dan mengamalkan pesan Al-Qur'an dalam konteks kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara.

Ilmu Hadis

Peserta didik mampu menganalisis hal ihwal tentang ilmu hadis yang meliputi; perbedaan hadis, sunah, khabar, dan asar, sejarah kodifikasi dan perkembangan hadis, unsur-unsur hadis, kedudukan dan fungsi hadis terhadap ayat Al-Quran, pembagian hadis, serta tokoh-tokoh ulama hadis untuk meyakini kebenaran hadis-hadis tersebut bersumber dari Rasulullah saw., baik secara sanad dan matan maupun kualitas kesahihannya serta menggunakan ilmu hadis agar selektif terhadap hadis yang dijadikan dasar beramal, sebagai sarana menanamkan sikap kritis dalam menerima dan merespon berita di masyarakat dalam konteks kehidupan berbangsa dan bernegara.

 

B    Kompetensi Awal

Al-Qur’an adalah Kitabullah yang memuat seluruh aspek kehidupan manusia beserta seluruh hal yang melingkupinya. Sejak manusia dahulu zaman belum diciptakan dan dilahirkan hingga kelak setelah manusia meninggal dunia dan akhir zaman. Betapa luasnya pembahasan al-Qur’an dan betapa luasnya kandungan al-Qur’an.

 

C.   Profil Pelajar Pancasila (PPP) dan Pelajar Rahmatan lil Alamin (PRA)

§  Profil Pelajar Pancasila yang ingin dicapai adalah bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia, bernalar kritis dan kreatif, bergotong royong, serta kebhinnekaan global.

§  Profil Pelajar Rahmatan Lil ‘Alamin yang ingin dicapai adalah taaddub, tawassuth, tathawwur wa ibtikar, dan tasamuh.

 

D.   Sarana dan Prasarana

Media                    :    LCD proyektor, komputer/laptop, jaringan internet, dan lain-lain

Sumber Belajar    :    LKPD, Buku Teks, laman E-learning, E-book, dan lain-lain

 

E.   Target Peserta Didik

Peserta didik cerdas istimewa berbakat dan peserta didik regular

 

F.    Model DAN METODE Pembelajaran

Discovery learning, Diskusi, Tanya jawab dan games


 

KOMPETENSI INTI

 

A.   Tujuan Pembelajaran

§  Mengidentifikasi kebenaran al-Qur’an berlaku sepanjang zaman.

§  Menganalisis struktur ayat-ayat dan surat dalam al-Qur’an.

§  Menggunakan kitab indeks atau kitab mu’jam untuk mempelajari al-Qur’an.

 

B.   Pemahaman Bermakna

§  Menganalisis struktur ayat dan surat dalam al-Qur’an

§  Mempraktikkan cara pencarian ayat dengan menggunakan kitab indeks atau kitab mu’jam.

 

C.   Pertanyaan Pemantik

Guru menanyakan kepada peserta didik seputar materi Struktur Ayat dan Surat dalam Al-Qur’an

 

D.   Kegiatan Pembelajaran

PERTEMUAN KE-1

Komposisi dan Pembagian Al-Qur’an

KEGIATAN PENDAHULUAN

§  Guru membuka pembelajaran dengan mengucapkan salam.

§  Melakukan pembiasaan berdoa, memeriksa kehadiran, kerapihan pakaian, posisi tempat duduk peserta didik dan kebersihan kelas.

§  Guru memberikan motivasi, memberikan pertanyaan pemantik materi yang akan diajarkan.

§  Guru memotivasi peserta didik untuk tercapainya kompetensi dan karakter yang sesuai dengan Profil Pelajar Pancasila (bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia, bernalar kritis dan kreatif, bergotong royong, serta kebhinnekaan global) dan Profil Pelajar Rahmatan Lil ‘Alamin (taaddub, tawassuth, tathawwur wa ibtikar, dan tasamuh)

KEGIATAN INTI

Kegiatan Literasi

§ Peserta didik diberi motivasi dan panduan untuk melihat, mengamati, membaca dan menuliskannya kembali. Mereka diberi tayangan dan bahan bacaan terkait materi : Komposisi dan Pembagian Al-Qur’an

Critical Thinking

§ Guru memberikan kesempatan untuk mengidentifikasi sebanyak mungkin hal yang belum dipahami, dimulai dari pertanyaan faktual sampai ke pertanyaan yang bersifat hipotetik. Pertanyaan ini harus tetap berkaitan dengan materi : Komposisi dan Pembagian Al-Qur’an

Collaboration

§ Peserta didik dibentuk dalam beberapa kelompok untuk mendiskusikan, mengumpulkan informasi, mempresentasikan ulang, dan saling bertukar informasi mengenai : Komposisi dan Pembagian Al-Qur’an

Communication

§ Peserta didik mempresentasikan hasil kerja kelompok atau individu secara klasikal, mengemukakan pendapat atas presentasi yang dilakukan kemudian ditanggapi kembali oleh kelompok atau individu yang mempresentasikan.

Creativity

§ Guru dan peserta didik membuat kesimpulan tentang hal-hal yang telah dipelajari terkait : Komposisi dan Pembagian Al-Qur’an

§ Peserta didik kemudian diberi kesempatan untuk menanyakan kembali hal-hal yang belum dipahami

KEGIATAN PENUTUP

§  Guru membimbing peserta didik menyimpulkan pembelajaran yang telah dilakukan

§  Melakukan refleksi dan tanya jawab untuk mengevaluasi kegiatan pembelajaran yang telah dilaksanakan

§  Guru mengakhiri kegiatan belajar dengan memberikan pesan dan motivasi tetap semangat belajar dan diakhiri dengan berdoa.

 

PERTEMUAN KE-2

Pengertian Makkiyah dan Madaniyah serta Hikmahnya

KEGIATAN PENDAHULUAN

§  Guru membuka pembelajaran dengan mengucapkan salam.

§  Melakukan pembiasaan berdoa, memeriksa kehadiran, kerapihan pakaian, posisi tempat duduk peserta didik dan kebersihan kelas.

§  Guru memberikan motivasi, memberikan pertanyaan pemantik materi yang akan diajarkan.

§  Guru memotivasi peserta didik untuk tercapainya kompetensi dan karakter yang sesuai dengan Profil Pelajar Pancasila (bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia, bernalar kritis dan kreatif, bergotong royong, serta kebhinnekaan global) dan Profil Pelajar Rahmatan Lil ‘Alamin (taaddub, tawassuth, tathawwur wa ibtikar, dan tasamuh)

KEGIATAN INTI

Kegiatan Literasi

§ Peserta didik diberi motivasi dan panduan untuk melihat, mengamati, membaca dan menuliskannya kembali. Mereka diberi tayangan dan bahan bacaan terkait materi : Pengertian Makkiyah dan Madaniyah serta Hikmahnya

Critical Thinking

§ Guru memberikan kesempatan untuk mengidentifikasi sebanyak mungkin hal yang belum dipahami, dimulai dari pertanyaan faktual sampai ke pertanyaan yang bersifat hipotetik. Pertanyaan ini harus tetap berkaitan dengan materi : Pengertian Makkiyah dan Madaniyah serta Hikmahnya

Collaboration

§ Peserta didik dibentuk dalam beberapa kelompok untuk mendiskusikan, mengumpulkan informasi, mempresentasikan ulang, dan saling bertukar informasi mengenai : Pengertian Makkiyah dan Madaniyah serta Hikmahnya

Communication

§ Peserta didik mempresentasikan hasil kerja kelompok atau individu secara klasikal, mengemukakan pendapat atas presentasi yang dilakukan kemudian ditanggapi kembali oleh kelompok atau individu yang mempresentasikan.

Creativity

§ Guru dan peserta didik membuat kesimpulan tentang hal-hal yang telah dipelajari terkait : Pengertian Makkiyah dan Madaniyah serta Hikmahnya

§ Peserta didik kemudian diberi kesempatan untuk menanyakan kembali hal-hal yang belum dipahami

KEGIATAN PENUTUP

§  Guru membimbing peserta didik menyimpulkan pembelajaran yang telah dilakukan

§  Melakukan refleksi dan tanya jawab untuk mengevaluasi kegiatan pembelajaran yang telah dilaksanakan

§  Guru mengakhiri kegiatan belajar dengan memberikan pesan dan motivasi tetap semangat belajar dan diakhiri dengan berdoa.

 

PERTEMUAN KE-3

Maqro’ atau ruku’, Lafaz Bismillah, dan Mu’jam (Kamus kumpulan)

KEGIATAN PENDAHULUAN

§  Guru membuka pembelajaran dengan mengucapkan salam.

§  Melakukan pembiasaan berdoa, memeriksa kehadiran, kerapihan pakaian, posisi tempat duduk peserta didik dan kebersihan kelas.

§  Guru memberikan motivasi, memberikan pertanyaan pemantik materi yang akan diajarkan.

§  Guru memotivasi peserta didik untuk tercapainya kompetensi dan karakter yang sesuai dengan Profil Pelajar Pancasila (bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia, bernalar kritis dan kreatif, bergotong royong, serta kebhinnekaan global) dan Profil Pelajar Rahmatan Lil ‘Alamin (taaddub, tawassuth, tathawwur wa ibtikar, dan tasamuh)

KEGIATAN INTI

Kegiatan Literasi

§ Peserta didik diberi motivasi dan panduan untuk melihat, mengamati, membaca dan menuliskannya kembali. Mereka diberi tayangan dan bahan bacaan terkait materi : Maqro’ atau ruku’, Lafaz Bismillah, dan Mu’jam (Kamus kumpulan)

Critical Thinking

§ Guru memberikan kesempatan untuk mengidentifikasi sebanyak mungkin hal yang belum dipahami, dimulai dari pertanyaan faktual sampai ke pertanyaan yang bersifat hipotetik. Pertanyaan ini harus tetap berkaitan dengan materi : Maqro’ atau ruku’, Lafaz Bismillah, dan Mu’jam (Kamus kumpulan)

Collaboration

§ Peserta didik dibentuk dalam beberapa kelompok untuk mendiskusikan, mengumpulkan informasi, mempresentasikan ulang, dan saling bertukar informasi mengenai : Maqro’ atau ruku’, Lafaz Bismillah, dan Mu’jam (Kamus kumpulan)

Communication

§ Peserta didik mempresentasikan hasil kerja kelompok atau individu secara klasikal, mengemukakan pendapat atas presentasi yang dilakukan kemudian ditanggapi kembali oleh kelompok atau individu yang mempresentasikan.

Creativity

§ Guru dan peserta didik membuat kesimpulan tentang hal-hal yang telah dipelajari terkait : Maqro’ atau ruku’, Lafaz Bismillah, dan Mu’jam (Kamus kumpulan)

§ Peserta didik kemudian diberi kesempatan untuk menanyakan kembali hal-hal yang belum dipahami

KEGIATAN PENUTUP

§  Guru membimbing peserta didik menyimpulkan pembelajaran yang telah dilakukan

§  Melakukan refleksi dan tanya jawab untuk mengevaluasi kegiatan pembelajaran yang telah dilaksanakan

§  Guru mengakhiri kegiatan belajar dengan memberikan pesan dan motivasi tetap semangat belajar dan diakhiri dengan berdoa.

 

E.   Pembelajaran Diferensiasi

§  Untuk siswa yang sudah memahami materi ini sesuai dengan tujuan pembelajaran dan mengeksplorasi topik ini lebih jauh, disarankan untuk membaca materi Struktur Ayat dan Surat dalam Al-Qur’an dari berbagai referensi yang relevan.

§  Guru dapat menggunakan alternatif metode dan media pembelajaran sesuai dengan kondisi masing-masing agar pelaksanaan pembelajaran menjadi lebih menyenangkan (joyfull learning) sehingga tujuan pembelajaran bisa tercapai.

§  Untuk siswa yang kesulitan belajar topik ini, disarankan untuk belajar kembali tata cara pada pembelajaran di dalam dan atau di luar kelas sesuai kesepataan antara guru dengan siswa. Siswa juga disarankan untuk belajar kepada teman sebaya.

 

E.   ASESMEN / PENILAIAN

1.    Asesmen Formatif (selama proses pembelajaran)

a.    Asesmen awal

Untuk mengetahui kesiapan siswa dalam memasuki pembelajaran, dengan pertanyaan:

No

Pertanyaan

Jawaban

Ya

Tidak

1

Apakah pernah membaca buku terkait ?

 

 

2

Apakah kalian ingin menguasai materi pelajaran dengan baik ?

 

 

3

Apakah kalian sudah siap melaksanakan pembelajaran dengan metode inquiry learning, diskusi ?

 

 

 

b.    Asesmen selama proses pembelajaran

Asesmen ini dilakukan guru selama pembelajaran, khususnya saat peserta didik melakukan kegiatan diskusi, presentasi dan refleksi tertulis. Asesmen saat inquiry learning (ketika peserta didik melakukan kegiatan belajar dengan metode inquiry learning)

 

Lembar kerja pengamatan kegiatan pembelajaran dengan metade inquiry learning

No

Nama Siswa

Arpak yang diamati

Skor

Gagasan

Aktif

Kerjasama

1

2

3

4

1

Sultan Haykal

 

 

 

 

 

 

 

2

Aisy Anindya

 

 

 

 

 

 

 

3

Dias Abdalla

 

 

 

 

 

 

 

4

 

 

 

 

 

 

 

 

5

 

 

 

 

 

 

 

 

dst

 

 

 

 

 

 

 

 

Nilai akhir x 25

 

2.    Asesmen Sumatif

a.    Asesmen Pengetahuan

Soal Asesmen Pengetahuan

Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut ini dengan jawaban yang benar!

1. Jelaskan maksud dari pembagian struktur al-Qur’an!

2. Jelaskan ciri-ciri surat Makkiyah !

3. Jelaskan ciri-ciri surat Madaniyah !

4. Sebutkan penyebutan lengkap ayat al-Qur’an yang mengandung kalimat basmalah. !

 

b.    Asesmen keterampilan

1)    Peserta didik mempraktikkan berkenalan secara lisan dan tulis

 

Contoh rubrik penilaian praktek:

 

Nama       :    …………………………………..

Kelas        :    …………………………………..

No

Aspek Penilaian

Skor

1

Kelancaran (kompetensi gramatikal di aspek bunyi bahasa)

20

2

Ketepatan (kompetensi gramatikal aspek nahwu sharaf)

20

3

Isi (kompetensi wacana dan sosiolinguistik)

20

4

Ucapan/pelafalan (kompetensi gramatikal aspek bunyi bahasa)

20

5

Gestur (kompetensi strategi)

20

Total

100

 

Indikator Penilaian aspek kelancaran (fluency)

No

Aspek Penilaian

Skor

1

Tidak ada jeda yang tidak diperlukan, kalimat dan ungkapan yang dipilih efektif

15 - 20

2

Ada jeda yang tidak diperlukan, kalimat dan ungkapan yang dipilih efektif

10 - 14

3

Tidak ada jeda yang tidak diperlukan, kalimat dan ungkapan yang dipilih kurang efektif

5 - 9

4

Ada jeda yang tidak diperlukan, kalimat dan ungkapan yang dipilih kurang efektif

0 - 4

 

Indikator penilaian aspek ketepatan (accuracy)

No

Aspek Penilaian

Skor

1

Tidak ada kesalahan gramatikal, diksi yang dipilih tepat

15 - 20

2

Tidak ada kesalahan gramatikal, diksi yang dipilih kurang tepat

10 - 14

3

Ada kesalahan gramatikal, diksi yang dipilih tepat

5 - 9

4

Ada kesalahan gramatikal, diksi yang dipilih kurang tepat

0 - 4

 

Indikator penilaian aspek isi

No

Aspek Penilaian

Skor

1

Memiliki struktur teks deskriptif lengkap (deskripsi umum dan deskripsi khusus), deskripsi umum meliputi definisi, identifikasi, klasifikasi, dan deskripsi khusus dari klasifikasi detail

25 -30

2

Memiliki struktur teks deskriptif lengkap (deskripsi umum dan deskripsi khusus), deskripsi umum meliputi definisi, identifikasi, klasifikasi, dan deskripsi khusus dari klasifikasi kurang detail

20 - 24

3

Memiliki struktur teks deskriptif tidak lengkap (deskripsi umum dan deskripsi khusus), deskripsi umum meliputi definisi, klasifikasi, dan deskripsi khusus dari klasifikasi kurang detail

15 - 19

4

Memiliki struktur teks deskriptif kurang lengkap (deskripsi umum dan deskripsi khusus), deskripsi umum meliputi definisi, dan deskripsi khusus kurang sesuai

10 - 14

5

Tidak ada komponen struktur deskriptif

1 - 9

Petunjuk penskoran:

Penghitungan skor akhir menggunakan rumus:

Skor Perolehan x 10 = ….

 

2)    Peserta didik membuat kartu nama

Contoh rubrik penilaian produk kartu nama

No

Nama Siswa

Perencanaan Bahan

Aspek Yang Dinilai

Jml

Proses Pembuatan

Hasil Produk

Langkah pembuatan

Teknik pembuatan

Bentuk fisik

Inovasi

1

Sultan Haykal

 

 

 

 

 

 

2

Aisy Anindya

 

 

 

 

 

 

3

Dias Abdalla

 

 

 

 

 

 

4

 

 

 

 

 

 

 

5

 

 

 

 

 

 

 

dst

 

 

 

 

 

 

 

Keterangan:

Skor antara 1 – 5

Aspek yang dinilai disesuaikan dengan tugas yang diberikan

 

F.    PENGAYAAN DAN REMEDIAL

Pengayaan

§  Pengayaan diberikan kepada peserta didik yang telah mencapai kompetensi dan tujuan pembelajaran.

§  Guru memberikan pertanyaan-pertanyaan yang lebih variatif dengan menambah keluasan dan kedalaman materi yang mengarah pada high order thinking

§  Program pengayaan dilakukan di luar jam belajar efektif.

 

Remedial

§  Remedial diberikan kepada peserta didik yang belum mencapai kompetensi dan tujuan pembelajaran

§  Guru melakukan pembahasan ulang terhadap materi yang telah diberikan dengan cara/metode yang berbeda untuk memberikan pengalaman belajar yang lebih memudahkan peserta didik dalam memaknai dan menguasai materi ajar misalnya lewat diskusi dan permainan.

§  Program remedial dilakukan di luar jam belajar efektif.

 

G.   REFLEKSI GURU DAN PESERTA DIDIK

Refleksi Guru:

Pertanyaan kunci yang membantu guru untuk merefleksikan kegiatan pengajaran di kelas, misalnya:

§  Apakah semua peserta didik terlibat aktif dalam pembelajaran ini ?

§  Apakah ada kesulitan yang dialami peserta didik?

§  Apakah semua peserta didik sudah dapat melampaui target pembelajaran?

§  Sudahkan tumbuh sikap yang mencerminkan profil pelajar pancasila dan profil pelajar rahmatal lil ‘alamin?

§  Apa langkah yang perlu dilakukan untuk memperbaiki proses belajar?

 

Refleksi Peserta Didik:

No

Pertanyaan Refleksi

Jawaban Refleksi

1

Bagian manakah yang menurut kamu hal paling sulit dari pelajaran ini?

 

2

Apa yang akan kamu lakukan untuk memperbaiki hasil belajarmu?

 

3

Kepada siapa kamu akan meminta bantuan untuk memahami pelajaran ini?

 

4

Jika kamu diminta untuk memberikan bintang 1 sampai 5, berapa bintang yang akan kamu berikan pada usaha yang telah dilakukan

 

 

 

Mengetahui,

Kepala Sekolah

 

 

 

LUFIANA, S.S

NBM. 1024550

MAGELANG, ......JULI  2025

Guru Mata Pelajaran

 

 

 

KUNI HIRIYANTI, S.Pd

NIP. -

 


 

LAMPIRAN- LAMPIRAN

 

Lampiran 1

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

 

Nama       :    …………………………………..

Kelas        :    …………………………………..

 

1. Penerapan

Tulislah salah satu ayat al-Qur’an dari surat al-Baqarah dan sebutkan keselarasannya ketika dibaca dalam suatu acara:

 

Acara Silaturrahmi

 

 

 

 

 

2. Tugas

1. Amatilah prosesi pembacaan al-Qur’an pada acara-acara harian/insidental di sekelilingmu. Berikan tanggapanmu kenapa ayat/surat tersebut yang dibaca.

2. Coba anda deskripsikan tentang operasional mencari al-Qur’an dengan menggunakan Mu’jam al-Qur’an secara rimci dan detail!

Acara

Ayat/Surat yang dibaca

 

 

Tanggapanmu :

 

Lampiran 2

MATERI BAHAN AJAR

Al-Qur’an yang kita gunakan sekarang sudah sedemikian rupa adanya. Tercetak dengan rapi pada sejilid kertas dengan berbagai tanda baca dan hiasan di dalam maupun di luarnya. Dengan terjemahan dan keterangan-keterangan penunjang dan berbagai variasinya. Atau berupa tulisan di layar-layar computer/laptop dan handphone atau peralatan lainnya. Dalam bentuk aplikasi tersendiri maupun include di berbagai lamanlaman internet.

Al-Qur’an juga diperdengarkan dalam berbagai acara perkumpulan, baik acara keagamaan, bisnis, sosial maupun pemerintahan. Berbagai penggalan al-Qur’an juga sering kita dengar dari para penceramah, motivator dan terutama para ulama setiap mereka berpidato. Pernahkah kita berpikir bagaimana mereka menggunakan kutipankutipan al-Qur’an dalam setiap pembicaraan mereka? Mari kita belajar struktur al-Qur’an dan cara mencari dan menggunakannya.

1. Komposisi dan Pembagian Al-Qur’an

Dalam bab sebelumnya tentang kemukjizatan al-Qur’an, kita pernah belajar bahwa salah satu keunikan kemukjizatan al-Qur’an adalah keunikannya yang tidak bisa ditiru oleh siapa pun. Banyak rahasia yang masih belum terungkap dalam al- Qur’an. Sekarang mari kita bedah tentang struktur al-Qur’an dan hal-hal yang biasa digunakan oleh para pembelajar al-Qur’an untuk mengkajinya.

Al-Qur’an terdiri atas 114 surah, 30 juz dan 6236 ayat menurut riwayat Imam Hafs, 6262 ayat menurut riwayat ad-Dur, atau 6214 ayat menurut riwayat Warsy.

Secara tradisional bahkan lebih mudah di katakan bahwa al-Qur’an terdiri dari 6.666 ayat. Pendapat ini pernah disampaikan dalam bab sebelumnya. Secara umum, al- Qur’an terbagi menjadi 30 bagian yang dikenal dengan nama juz. Pembagian juz memudahkan mereka yang ingin menuntaskan pembacaan al-Qur’an dalam kurun waktu 30 hari. Pembagian ini paling terkenal karena digunakan seluruh dunia dan di tandai dengan jelas oleh setiap percetakan dan penerbit al-Qur’an.

Terdapat pembagian lain yang disebut manzil, yang membagi al-Qur’an menjadi 7 bagian. Manzil  dalam bahasa Arab juga biasa diartikan tempat istirahat, secara istilah disini adalah sebuah sistem pembagian pembacaan al-Qur’an untuk memudahkan penyelesaian (pengkhataman) al-Qur’an selama tujuh hari (seminggu).

Manzil terdiri dari tujuh bagian yakni:

Manzil

Juz

Surah

Dari Surah

Hingga Surah

1

1-6

1-4

Al-Fatihah

An-Nisa'

2

6-11

5-9

Al-Ma'idah

At-Taubah

3

11-14

10-16

Yunus

An-Nahl

4

15-19

17-25

Al-Isra'

Al-Furqan

5

19-23

26-36

Asy-Syu'ara

Yasin

6

23-26

37-49

As-Saffat

Al-Hujurat

7

26-30

50-114

Qaf

An-Nas

 

2. Makkiyah dan Madaniyah

Secara garis besar, Rasulullah saw. menerima wahyu di Makkah sebelum hijrah dan di Madinah setelah hijrah. Para ulama kemudian mengkategorikan ayatayat yang diterima sebelum hijrah sebagai Makkiyah dan yang diwahyukan setelah hijrah sebagai Madaniyah meskipun diwahyukan di Makkah seperti pada waktu haji wada.’ Namun ada juga ulama yang berpendapat bahwa Makkiyah adalah ayat-ayat yang diterima Rasulullah saw. di Makkah meskipun setelah hijrah ke Madinah, sedangkan Madaniyah adalah ayat-ayat yang diterima Rasulullah saw. di Madinah.

Pembagian berdasar fase sebelum dan sesudah hijrah dianggap lebih tepat, sebab terdapat surah Madaniyah yang turun di Makkah.

Ciri-ciri Makkiyah antara lain:

a. Surat-surat pendek

b. Ayat-ayatnya pendek-pendek

c. Membahas prinsip keimanan dan akhlak

d. Ayat yang jika dibaca, maka disunnahkan kepada pembaca dan pendengarnya untuk melakukan sujud (ayat Sajdah)

e. Terdapat kata kalla (disebut 33 kali)

f.   Kisah nabi-nabi dan umat-umat terdahulu (kecuali surah al-Baqarah)

g. Kisah Nabi Adam a.s. dan Iblis (kecuali surah al-Baqarah)

h. Pembukaan surah berupa huruf-huruf lepas, seperti qaf, sad, alif-lam-mim-ra, aliflam- mim (kecuali surah al-Baqarah dan surah Ali ‘Imran)

i.   Cenderung puitis, menyentuh hati dan banyak terdapat kesamaan bunyi

j.   Contoh surat al-ikhlas, surat an-nas dan surat al-falaq

Ciri-ciri Madaniyah antara lain:

a. Surat dan ayatnya panjang-panjang

b. Izin untuk perang dan hukum-hukumnya

c. Rincian hukum tentang hudud, ibadah, undang-undang sipil, sosial, dan hubungan antar-negara

d. Penyebutan tentang kaum munafik (kecuali surah al-‘Ankabut)

e. Penyebutan tentang ahli kitab

f.   Ungkapannya tenang, cenderung prosais, yang ditujunya adalah akal pikiran

g. Banyak mengemukakan bukti dan argumentasi mengenai kebenaran-kebenaran agama.

h. Contoh : Surat al-Baqarah dan Ali ‘Imran

 

3. Maqra’ atau ruku’

Maqra’ adalah sub pembahasan dalam al-Qur’an yang pada al-Qur’an model lama biasanya ditandai dengan huruf ain ( ع) di sisi kiri atau kanan halaman al- Qur’an. Sub pembahasan ini juga biasa disebut sebagai ruku’ dinisbatkan kepada ruku’ salat karena dahulu biasanya dibaca setelah al-Fatihah sebelum rukuk pada waktu salat.

Setiap maqra’ atau ruku’ biasanya berisi satu sub pembahasan tertentu. Misal pembahasan tentang kisah Nabi Musa, pembahasan tentang Nabi Yusuf, pembahasan tentang akhirat dan lain sebagainya. Maqra' juga biasa digunakan oleh para qari atau qariah ketika membackan ayat-ayat al-Qur’an pada acara-acara Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) dan acara-acara keagamaan lainnya.

 

4. Lafaz Basmalah

Lafaz Bismillahirrahmanirrahim  merupakan ciri di hampir seluruh pembuka surah di al-Qur’an selain Surah at-Taubah. Walaupun demikian, terdapat 114 lafaz Bismillahirrahmanirrahim yang setara dengan jumlah 114 surah dalam al-Quran, oleh sebab lafaz ini disebut dua kali dalam Surah an-Naml, yakni pada bagian pembuka surah serta pada ayat ke-30 yang berkaitan dengan sebuah surat dari raja Sulaiman kepada ratu Saba.

 

5. Mu’jam (Kamus kumpulan)

Untuk mencari ayat-ayat yang berhubungan dengan suatu istilah tertentu, biasanya digunakan kamus khusus al-Qur’an yang biasa disebut sebagai mu’jam. Kamus-kamus al-Qur’an ini biasa menggunakan daftar istilah untuk mengumpulkan daftar bahasan-bahasan tertentu dalam al-Qur’an. Di antara kitab-kitab kamus al- Qur’an yang terkenal adalah Kitab al-Mu’jam al-Mufahras Lialfazi al-Qur’an al- Karim karya Syekh Muhammad Fuad Abdul Baqi dan al-Mu'jam al-Mufahras li- Ma’ani al-Qur’an al-Karim karya Muhammad Bassam Rusydi al-Zain.

 

 

Lampiran 3

GLOSARIUM

Ijmal            : ringkasan, secara umum ikhtisar, tidak terinci

Maknawi     : tentang makna, berkaitan dengan makna, yang tersirat, inti, penting

Masdar        : bentuk asli, bentuk asal, verbal

Mukjizat      : kejadian luar biasa yang dialami nabi yang di luar jangkauan akal manusia

Rida             : rela, suka, senag hati

Risalah        : ringkasan yang dikirimkan, surat edaran, notulensi rapat, keterangan ringkas tentang suatu bahasan ilmu pengetahuan

Tarikh         : Penanggalan, perhitungan tantang tanggal, penanda waktu

Tasrif           : Sistem perubahan bentuk kata dalam bahasa arab yang menandakan waktu, pelaku dan, pekerjaan, benda atau keterangan

 

Lampiran 4

DAFTAR PUSTAKA

Abdul Wahid Ramli. Ulumul Qur’an, Raja Grafindo Persada, Jakarta, 2002

Ahad Syadali,. Ahmad Rofi’i, Ulumul Qur’an 1, CV Pustaka setia abadi, Bandung, 1997

Ahmad Syadali. ‘Ulumul Qur’an I. Cet. I; Bandung: Pustaka Setia, 1997.

Al-Alwi Sayyid Muhammad Ibn Sayyid Abbas, Faidl Al-Khobir, Al-Hidayah, Surabaya

Al-Qattan, Manna’ Khalil. Studi Ilmu-Ilmu Qur’an, Litera Antar Nusa, Jakarta, 2000

Al-Shalih, Shubhi, Mabahits fi ‘Ulum al-Quran, Dar al ‘Ilm Li al-Malayin, Beirut, 1977

Al-Shobuny, Mohammad Aly, at-Tibyan fi Ulumil Qur’an, Alam al-Kitab, Beirut

al-Suyuti, Jalaluddin, al-Itqan fi Ulum al-Qur’an, Cet.I; Beirut: Muassasah al-Risalah, 2008

Al-Salih, Subhi, Membahas Ilmu – Ilmu Hadis. Pustaka Firdaus: Jakarta, 2000.

Al-Zarqany, Muhammad Abd al-Azhim, Manahil al-Irfan fi Ulum al-Qur’an, Juz I, Isa al-Baby al-Halaby wa Syirkah, Mesir

Factur Rahman. Ikhtisar Musthalahul Hadis. Al-Ma’rif, Bandung, 1985

Hasbi ash-Shidiqi, Tengku Muhammad, Sejarah dan Pengantar Ilmu Hadis, Pustaka Rizki Putra, Semarang, 2009

Hudhari Bik, Tarikh At-Tasyri’ Al-Islami, (Terj. Mohammad Zuhri, Rajamurah Al-Qanaah), 1980,

Ismail, Muhammad Bakri, Dirasat fi Ulum al-Qur’an, Cet. II; Kairo: Dar al-Manar, 1999

Jalal al-Din ‘Abd al- Rahman ibn Abi bakr al-Suyuthi, Tadrib al-RAwi fi Syarh Taqrib an- Nawawi, jilid 1, Beirut: Dar al-Fikr

Kahar Masyur, Pokok-pokok Ulumul Qur’an,Rineka Cipta, Jakarta, 1992

Kamaluddin Marzuki, Ulumul Quran, PT Remaja Rosda Karya, Bandung, 1994

Khatib, Al.M. Ajjaj. Al Sunah Qobla Al Tadwin.Dar Al Fikr: Beirut, 1997

Mana’ul Quthan, Pembahasan ilmu Al-Qur’an, PT Rineka cipta, Jakarta, 1993

M. Hasbi Ashshiddieqy, Sejarah dan Pengantar Ilmu alqur’an dan Tafsir, PT Bulan Bintang, Jakarta, 1992

Muhammad Chirzin, Al-Qur’an dan Ulumul Qur’an, Dana Bakti Primayasa, Yogyakarta, 1998

M. Quraish Shihab, ‚Membumikan‛ Al-Qur’an: Fungsi dan Peran Wahyu dalam Kehidupan Masyarakat, (Cet. XIX; Bandung: Mizan, 1999)

Muhammad Ahmad & M. Mudzakir, Ilmu Hadis (Cet – 10), Pustaka Setia, Bandung, 2000

Muhammad Ahmad. Ulumul Hadis. Pustaka Setia, Bandung, 2004

Nawir Yuslem. MA, ulumul Hadis, Mutiara sumber widya, Jakarta 2001

Rofi’i, Ahmad & Ahmad Syadali. Ulumul Quran Pustaka Setia, Bandung 1997.

Subhi Ash-Shalih, Membahas ilmu-ilmu Al-quran, terjemah Nur Rakhim, Pustaka Firdaus Jakarta, 1993

Suparta, Munzier. Ilmu Hadis, Raja Grapindo: Jakarta, 2002

Teungku Muhammad Hasbi Ash Shiddieqy Sejarah dan Pengantar Ilmu Hadis, Pustaka Rizki Putra, Semarang, 1998

Zarkasih, M.Ag., Pengantar Studi Hadis, Aswaja Presindo, Yogyakarta, 2012

 

 

Mengetahui,

Kepala Sekolah

 

 

 

LUFIANA, S.S

NBM. 1024550

MAGELANG, ......JULI  2025

Guru Mata Pelajaran

 

 

 

KUNI HIRIYANTI, S.Pd

NIP. -

 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar