MODUL AJAR FASE E MADRASAH ALIYAH
MATA PELAJARAN : AL-QUR'AN HADITS
Bab 6 : Struktur Ayat Dan Surat Dalam
Al-Qur’an
INFORMASI UMUM
A. Identitas Modul
Nama Madrasah : MA Muhammadiyah Blabak
Nama Penyusun : Kuni Hiriyanti, S.Pd
Mata Pelajaran : Al-Qur'an Hadits
Kelas / Fase Semester :
X/ E / 1
Elemen : Struktur Ayat dan Surat dalam Al-Qur’an
Alokasi waktu : 2 x 45 Menit
Capaian Pembelajaran
Pada akhir Fase E, pada elemen Ilmu
Al-Qur'an, Peserta didik dapat menganalisis hal ihwal ilmu Al-Qur'an tentang
pengertian Al-Quran menurut pendapat para ulama', sejarah turun dan
kodifikasinya, bukti-bukti keautentikan, kemukjizatan, pokok-pokok kandungan,
dan struktur Al-Qur’an, untuk meyakini kebenaran Al-Qur'an dan mengamalkan
pesan Al-Qur'an dalam konteks kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara.
Pada elemen Ilmu Hadis, peserta didik mampu menganalisis hal ihwal tentang ilmu
hadis yang meliputi; perbedaan hadis, sunah, khabar, dan asar, sejarah
kodifikasi dan perkembangan hadis, unsur-unsur hadis, kedudukan dan fungsi
hadis terhadap ayat Al-Qur’an, pembagian hadis, serta tokoh-tokoh ulama hadis
untuk meyakini kebenaran hadis-hadis tersebut bersumber dari Rasulullah saw.,
baik secara sanad dan matan maupun kualitas kesahihannya serta mengamalkan ilmu
hadis agar lebih kritis dalam menerima dan merespon berita di masyarakat dalam
konteks kehidupan berbangsa dan bernegara.
|
Elemen |
Capaian Pembelajaran |
|
Ilmu Al-Qur'an |
Peserta didik dapat
menganalisis hal ihwal ilmu Al-Qur'an yang meliputi; pengertian Al-Quran
menurut pendapat para ulama', sejarah turun dan kodifikasinya, bukti-bukti
keautentikan, kemukjizatan, pokok-pokok kandungan, dan struktur Al-Qur'an,
untuk meyakini kebenaran Al-Qur'an dan mengamalkan pesan Al-Qur'an dalam
konteks kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara. |
|
Ilmu Hadis |
Peserta didik mampu
menganalisis hal ihwal tentang ilmu hadis yang meliputi; perbedaan hadis,
sunah, khabar, dan asar, sejarah kodifikasi dan perkembangan hadis, unsur-unsur
hadis, kedudukan dan fungsi hadis terhadap ayat Al-Quran, pembagian hadis,
serta tokoh-tokoh ulama hadis untuk meyakini kebenaran hadis-hadis tersebut
bersumber dari Rasulullah saw., baik secara sanad dan matan maupun kualitas
kesahihannya serta menggunakan ilmu hadis agar selektif terhadap hadis yang
dijadikan dasar beramal, sebagai sarana menanamkan sikap kritis dalam
menerima dan merespon berita di masyarakat dalam konteks kehidupan berbangsa
dan bernegara. |
B Kompetensi Awal
Al-Qur’an adalah Kitabullah yang memuat seluruh aspek
kehidupan manusia beserta seluruh hal yang melingkupinya. Sejak manusia dahulu
zaman belum diciptakan dan dilahirkan hingga kelak setelah manusia meninggal
dunia dan akhir zaman. Betapa luasnya pembahasan al-Qur’an dan betapa luasnya
kandungan al-Qur’an.
C. Profil Pelajar Pancasila
(PPP) dan Pelajar Rahmatan lil Alamin (PRA)
§ Profil Pelajar Pancasila yang ingin dicapai
adalah bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia, bernalar kritis
dan kreatif, bergotong royong, serta kebhinnekaan global.
§ Profil Pelajar Rahmatan Lil ‘Alamin yang ingin dicapai adalah taaddub, tawassuth, tathawwur wa ibtikar, dan tasamuh.
D. Sarana dan Prasarana
Media : LCD proyektor,
komputer/laptop, jaringan internet, dan lain-lain
Sumber
Belajar : LKPD, Buku Teks, laman
E-learning, E-book, dan lain-lain
E. Target Peserta Didik
Peserta didik cerdas istimewa berbakat dan peserta didik regular
F. Model DAN METODE Pembelajaran
Discovery
learning, Diskusi, Tanya jawab dan
games
KOMPETENSI INTI
A. Tujuan Pembelajaran
§ Mengidentifikasi kebenaran al-Qur’an berlaku
sepanjang zaman.
§ Menganalisis struktur ayat-ayat dan surat
dalam al-Qur’an.
§ Menggunakan kitab indeks atau
kitab mu’jam untuk mempelajari al-Qur’an.
B. Pemahaman Bermakna
§ Menganalisis struktur ayat dan surat dalam
al-Qur’an
§ Mempraktikkan cara pencarian ayat dengan
menggunakan kitab indeks atau kitab mu’jam.
C. Pertanyaan Pemantik
Guru menanyakan kepada peserta didik seputar
materi Struktur Ayat dan Surat dalam Al-Qur’an
D. Kegiatan Pembelajaran
PERTEMUAN KE-1
Komposisi
dan Pembagian Al-Qur’an
|
KEGIATAN PENDAHULUAN |
|
|
§ Guru
membuka pembelajaran dengan mengucapkan salam. § Melakukan
pembiasaan berdoa, memeriksa kehadiran, kerapihan pakaian, posisi
tempat duduk peserta didik dan kebersihan kelas. § Guru
memberikan motivasi, memberikan pertanyaan pemantik materi yang akan
diajarkan. § Guru
memotivasi peserta didik untuk tercapainya kompetensi dan karakter yang sesuai
dengan Profil Pelajar Pancasila (bertakwa
kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia, bernalar kritis dan kreatif,
bergotong royong, serta kebhinnekaan global)
dan Profil Pelajar Rahmatan Lil ‘Alamin (taaddub, tawassuth, tathawwur wa ibtikar,
dan tasamuh) |
|
|
KEGIATAN INTI |
|
|
Kegiatan
Literasi |
§ Peserta
didik diberi motivasi dan panduan untuk melihat, mengamati, membaca dan menuliskannya kembali. Mereka
diberi tayangan dan bahan bacaan terkait materi : Komposisi dan Pembagian Al-Qur’an |
|
Critical
Thinking |
§ Guru
memberikan kesempatan untuk mengidentifikasi sebanyak mungkin hal yang belum dipahami,
dimulai dari pertanyaan faktual sampai ke pertanyaan yang bersifat hipotetik.
Pertanyaan ini harus tetap berkaitan dengan materi : Komposisi dan Pembagian Al-Qur’an |
|
Collaboration |
§ Peserta
didik dibentuk dalam beberapa kelompok untuk mendiskusikan, mengumpulkan
informasi, mempresentasikan ulang, dan saling bertukar informasi mengenai : Komposisi dan Pembagian Al-Qur’an |
|
Communication |
§ Peserta didik mempresentasikan hasil kerja
kelompok atau individu secara klasikal, mengemukakan pendapat atas presentasi
yang dilakukan kemudian ditanggapi kembali oleh kelompok atau individu yang
mempresentasikan. |
|
Creativity |
§ Guru
dan peserta didik membuat kesimpulan tentang hal-hal yang telah dipelajari
terkait : Komposisi dan
Pembagian Al-Qur’an § Peserta didik kemudian diberi kesempatan
untuk menanyakan kembali hal-hal yang belum dipahami |
|
KEGIATAN PENUTUP |
|
|
§ Guru
membimbing peserta didik menyimpulkan pembelajaran yang telah dilakukan § Melakukan
refleksi dan tanya jawab untuk mengevaluasi kegiatan pembelajaran yang
telah dilaksanakan § Guru
mengakhiri kegiatan belajar dengan memberikan pesan dan motivasi tetap
semangat belajar dan diakhiri dengan berdoa. |
|
PERTEMUAN KE-2
Pengertian
Makkiyah dan Madaniyah serta Hikmahnya
|
KEGIATAN PENDAHULUAN |
|
|
§ Guru
membuka pembelajaran dengan mengucapkan salam. § Melakukan
pembiasaan berdoa, memeriksa kehadiran, kerapihan pakaian, posisi
tempat duduk peserta didik dan kebersihan kelas. § Guru
memberikan motivasi, memberikan pertanyaan pemantik materi yang akan
diajarkan. § Guru
memotivasi peserta didik untuk tercapainya kompetensi dan karakter yang sesuai
dengan Profil Pelajar Pancasila (bertakwa
kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia, bernalar kritis dan kreatif,
bergotong royong, serta kebhinnekaan global)
dan Profil Pelajar Rahmatan Lil ‘Alamin (taaddub, tawassuth, tathawwur wa ibtikar,
dan tasamuh) |
|
|
KEGIATAN INTI |
|
|
Kegiatan
Literasi |
§ Peserta
didik diberi motivasi dan panduan untuk melihat, mengamati, membaca dan menuliskannya kembali. Mereka
diberi tayangan dan bahan bacaan terkait materi : Pengertian Makkiyah dan Madaniyah serta Hikmahnya |
|
Critical
Thinking |
§ Guru
memberikan kesempatan untuk mengidentifikasi sebanyak mungkin hal yang belum dipahami,
dimulai dari pertanyaan faktual sampai ke pertanyaan yang bersifat hipotetik.
Pertanyaan ini harus tetap berkaitan dengan materi : Pengertian Makkiyah dan Madaniyah serta
Hikmahnya |
|
Collaboration |
§ Peserta
didik dibentuk dalam beberapa kelompok untuk mendiskusikan, mengumpulkan
informasi, mempresentasikan ulang, dan saling bertukar informasi mengenai : Pengertian Makkiyah dan Madaniyah serta
Hikmahnya |
|
Communication |
§ Peserta didik mempresentasikan hasil kerja
kelompok atau individu secara klasikal, mengemukakan pendapat atas presentasi
yang dilakukan kemudian ditanggapi kembali oleh kelompok atau individu yang
mempresentasikan. |
|
Creativity |
§ Guru
dan peserta didik membuat kesimpulan tentang hal-hal yang telah dipelajari
terkait : Pengertian Makkiyah
dan Madaniyah serta Hikmahnya § Peserta didik kemudian diberi kesempatan
untuk menanyakan kembali hal-hal yang belum dipahami |
|
KEGIATAN PENUTUP |
|
|
§ Guru
membimbing peserta didik menyimpulkan pembelajaran yang telah dilakukan § Melakukan
refleksi dan tanya jawab untuk mengevaluasi kegiatan pembelajaran yang
telah dilaksanakan § Guru
mengakhiri kegiatan belajar dengan memberikan pesan dan motivasi tetap
semangat belajar dan diakhiri dengan berdoa. |
|
PERTEMUAN KE-3
Maqro’ atau
ruku’, Lafaz Bismillah, dan Mu’jam (Kamus kumpulan)
|
KEGIATAN PENDAHULUAN |
|
|
§ Guru
membuka pembelajaran dengan mengucapkan salam. § Melakukan
pembiasaan berdoa, memeriksa kehadiran, kerapihan pakaian, posisi
tempat duduk peserta didik dan kebersihan kelas. § Guru
memberikan motivasi, memberikan pertanyaan pemantik materi yang akan
diajarkan. § Guru
memotivasi peserta didik untuk tercapainya kompetensi dan karakter yang sesuai
dengan Profil Pelajar Pancasila (bertakwa
kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia, bernalar kritis dan kreatif,
bergotong royong, serta kebhinnekaan global)
dan Profil Pelajar Rahmatan Lil ‘Alamin (taaddub, tawassuth, tathawwur wa ibtikar,
dan tasamuh) |
|
|
KEGIATAN INTI |
|
|
Kegiatan
Literasi |
§ Peserta
didik diberi motivasi dan panduan untuk melihat, mengamati, membaca dan menuliskannya kembali. Mereka
diberi tayangan dan bahan bacaan terkait materi : Maqro’ atau ruku’, Lafaz Bismillah, dan
Mu’jam (Kamus kumpulan) |
|
Critical
Thinking |
§ Guru
memberikan kesempatan untuk mengidentifikasi sebanyak mungkin hal yang belum dipahami,
dimulai dari pertanyaan faktual sampai ke pertanyaan yang bersifat hipotetik.
Pertanyaan ini harus tetap berkaitan dengan materi : Maqro’ atau ruku’, Lafaz Bismillah, dan
Mu’jam (Kamus kumpulan) |
|
Collaboration |
§ Peserta
didik dibentuk dalam beberapa kelompok untuk mendiskusikan, mengumpulkan
informasi, mempresentasikan ulang, dan saling bertukar informasi mengenai : Maqro’ atau ruku’, Lafaz Bismillah, dan
Mu’jam (Kamus kumpulan) |
|
Communication |
§ Peserta didik mempresentasikan hasil kerja
kelompok atau individu secara klasikal, mengemukakan pendapat atas presentasi
yang dilakukan kemudian ditanggapi kembali oleh kelompok atau individu yang
mempresentasikan. |
|
Creativity |
§ Guru
dan peserta didik membuat kesimpulan tentang hal-hal yang telah dipelajari
terkait : Maqro’ atau ruku’,
Lafaz Bismillah, dan Mu’jam (Kamus kumpulan) § Peserta didik kemudian diberi kesempatan
untuk menanyakan kembali hal-hal yang belum dipahami |
|
KEGIATAN PENUTUP |
|
|
§ Guru
membimbing peserta didik menyimpulkan pembelajaran yang telah dilakukan § Melakukan
refleksi dan tanya jawab untuk mengevaluasi kegiatan pembelajaran yang
telah dilaksanakan § Guru
mengakhiri kegiatan belajar dengan memberikan pesan dan motivasi tetap
semangat belajar dan diakhiri dengan berdoa. |
|
E. Pembelajaran Diferensiasi
§ Untuk siswa yang sudah memahami materi ini
sesuai dengan tujuan pembelajaran dan mengeksplorasi topik ini lebih jauh,
disarankan untuk membaca materi Struktur Ayat dan Surat dalam Al-Qur’an dari berbagai referensi yang relevan.
§ Guru dapat menggunakan alternatif metode dan
media pembelajaran sesuai dengan kondisi masing-masing agar pelaksanaan
pembelajaran menjadi lebih menyenangkan (joyfull
learning) sehingga tujuan pembelajaran bisa tercapai.
§ Untuk siswa yang kesulitan belajar topik ini,
disarankan untuk belajar kembali tata cara pada pembelajaran di dalam dan atau
di luar kelas sesuai kesepataan antara guru dengan siswa. Siswa juga disarankan
untuk belajar kepada teman sebaya.
E. ASESMEN / PENILAIAN
1. Asesmen Formatif (selama proses pembelajaran)
a. Asesmen
awal
Untuk mengetahui kesiapan siswa dalam
memasuki pembelajaran, dengan pertanyaan:
|
No |
Pertanyaan |
Jawaban |
|
|
Ya |
Tidak |
||
|
1 |
Apakah
pernah membaca buku terkait ? |
|
|
|
2 |
Apakah
kalian ingin menguasai materi pelajaran dengan baik ? |
|
|
|
3 |
Apakah
kalian sudah siap melaksanakan pembelajaran dengan metode inquiry learning,
diskusi ? |
|
|
b. Asesmen
selama proses pembelajaran
Asesmen ini dilakukan guru selama
pembelajaran, khususnya saat peserta didik melakukan kegiatan diskusi,
presentasi dan refleksi tertulis. Asesmen saat inquiry learning (ketika peserta didik melakukan kegiatan belajar
dengan metode inquiry learning)
Lembar kerja
pengamatan kegiatan pembelajaran dengan metade
inquiry learning
|
No |
Nama Siswa |
Arpak yang diamati |
Skor |
|||||
|
Gagasan |
Aktif |
Kerjasama |
1 |
2 |
3 |
4 |
||
|
1 |
Sultan
Haykal |
|
|
|
|
|
|
|
|
2 |
Aisy Anindya |
|
|
|
|
|
|
|
|
3 |
Dias Abdalla |
|
|
|
|
|
|
|
|
4 |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
5 |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
dst |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Nilai akhir x 25 |
||||||||
2. Asesmen Sumatif
a. Asesmen
Pengetahuan
Soal Asesmen Pengetahuan
Jawablah pertanyaan-pertanyaan
berikut ini dengan jawaban yang benar!
1. Jelaskan maksud
dari pembagian struktur al-Qur’an!
2. Jelaskan
ciri-ciri surat Makkiyah !
3. Jelaskan
ciri-ciri surat Madaniyah !
4. Sebutkan
penyebutan lengkap ayat al-Qur’an yang mengandung kalimat basmalah. !
b. Asesmen
keterampilan
1) Peserta
didik mempraktikkan berkenalan secara lisan dan tulis
Contoh rubrik
penilaian praktek:
Nama : …………………………………..
Kelas :
…………………………………..
|
No |
Aspek
Penilaian |
Skor |
|
1 |
Kelancaran (kompetensi
gramatikal di aspek bunyi bahasa) |
20 |
|
2 |
Ketepatan
(kompetensi gramatikal aspek nahwu sharaf) |
20 |
|
3 |
Isi
(kompetensi wacana dan sosiolinguistik) |
20 |
|
4 |
Ucapan/pelafalan
(kompetensi gramatikal aspek bunyi bahasa) |
20 |
|
5 |
Gestur
(kompetensi strategi) |
20 |
|
Total |
100 |
|
Indikator
Penilaian aspek kelancaran (fluency)
|
No |
Aspek
Penilaian |
Skor |
|
1 |
Tidak ada
jeda yang tidak diperlukan, kalimat dan ungkapan yang dipilih efektif |
15 - 20 |
|
2 |
Ada jeda
yang tidak diperlukan, kalimat dan ungkapan yang dipilih efektif |
10 - 14 |
|
3 |
Tidak ada
jeda yang tidak diperlukan, kalimat dan ungkapan yang dipilih kurang efektif |
5 - 9 |
|
4 |
Ada jeda
yang tidak diperlukan, kalimat dan ungkapan yang dipilih kurang efektif |
0 - 4 |
Indikator
penilaian aspek ketepatan (accuracy)
|
No |
Aspek
Penilaian |
Skor |
|
1 |
Tidak ada
kesalahan gramatikal, diksi yang dipilih tepat |
15 - 20 |
|
2 |
Tidak ada
kesalahan gramatikal, diksi yang dipilih kurang tepat |
10 - 14 |
|
3 |
Ada
kesalahan gramatikal, diksi yang dipilih tepat |
5 - 9 |
|
4 |
Ada kesalahan
gramatikal, diksi yang dipilih kurang tepat |
0 - 4 |
Indikator
penilaian aspek isi
|
No |
Aspek
Penilaian |
Skor |
|
1 |
Memiliki
struktur teks deskriptif lengkap (deskripsi umum dan deskripsi khusus),
deskripsi umum meliputi definisi, identifikasi, klasifikasi, dan deskripsi
khusus dari klasifikasi detail |
25 -30 |
|
2 |
Memiliki
struktur teks deskriptif lengkap (deskripsi umum dan deskripsi khusus),
deskripsi umum meliputi definisi, identifikasi, klasifikasi, dan deskripsi
khusus dari klasifikasi kurang detail |
20 - 24 |
|
3 |
Memiliki
struktur teks deskriptif tidak lengkap (deskripsi umum dan deskripsi khusus),
deskripsi umum meliputi definisi, klasifikasi, dan deskripsi khusus dari
klasifikasi kurang detail |
15 - 19 |
|
4 |
Memiliki
struktur teks deskriptif kurang lengkap (deskripsi umum dan deskripsi
khusus), deskripsi umum meliputi definisi, dan deskripsi khusus kurang sesuai |
10 - 14 |
|
5 |
Tidak ada
komponen struktur deskriptif |
1 - 9 |
Petunjuk penskoran:
Penghitungan skor akhir menggunakan rumus:
Skor Perolehan x 10 = ….
2) Peserta
didik membuat kartu nama
Contoh rubrik
penilaian produk kartu nama
|
No |
Nama Siswa |
Perencanaan Bahan |
Aspek Yang Dinilai |
Jml |
|||
|
Proses Pembuatan |
Hasil Produk |
||||||
|
Langkah pembuatan |
Teknik pembuatan |
Bentuk fisik |
Inovasi |
||||
|
1 |
Sultan
Haykal |
|
|
|
|
|
|
|
2 |
Aisy Anindya |
|
|
|
|
|
|
|
3 |
Dias Abdalla |
|
|
|
|
|
|
|
4 |
|
|
|
|
|
|
|
|
5 |
|
|
|
|
|
|
|
|
dst |
|
|
|
|
|
|
|
Keterangan:
Skor antara 1 – 5
Aspek yang dinilai disesuaikan dengan tugas
yang diberikan
F. PENGAYAAN DAN REMEDIAL
Pengayaan
§ Pengayaan diberikan kepada
peserta didik yang telah mencapai kompetensi dan tujuan pembelajaran.
§ Guru memberikan
pertanyaan-pertanyaan yang lebih variatif dengan menambah keluasan dan
kedalaman materi yang mengarah pada high
order thinking
§ Program pengayaan dilakukan di luar
jam belajar efektif.
Remedial
§ Remedial diberikan kepada peserta didik yang
belum mencapai kompetensi dan tujuan pembelajaran
§ Guru melakukan pembahasan ulang terhadap
materi yang telah diberikan dengan cara/metode yang berbeda untuk memberikan
pengalaman belajar yang lebih memudahkan peserta didik dalam memaknai dan
menguasai materi ajar misalnya lewat diskusi dan permainan.
§ Program remedial dilakukan di luar jam
belajar efektif.
G. REFLEKSI GURU DAN PESERTA DIDIK
Refleksi Guru:
Pertanyaan kunci yang membantu guru untuk merefleksikan
kegiatan pengajaran di kelas, misalnya:
§ Apakah semua peserta didik terlibat aktif
dalam pembelajaran ini ?
§ Apakah ada kesulitan yang dialami peserta
didik?
§ Apakah semua peserta didik sudah dapat
melampaui target pembelajaran?
§ Sudahkan tumbuh sikap yang mencerminkan
profil pelajar pancasila dan profil pelajar rahmatal lil ‘alamin?
§ Apa langkah yang perlu dilakukan untuk
memperbaiki proses belajar?
Refleksi Peserta Didik:
|
No |
Pertanyaan Refleksi |
Jawaban Refleksi |
|
1 |
Bagian manakah yang menurut kamu hal paling sulit dari
pelajaran ini? |
|
|
2 |
Apa yang akan kamu lakukan untuk memperbaiki hasil
belajarmu? |
|
|
3 |
Kepada siapa kamu akan meminta bantuan untuk memahami
pelajaran ini? |
|
|
4 |
Jika kamu diminta untuk memberikan bintang 1 sampai 5,
berapa bintang yang akan kamu berikan pada usaha yang telah dilakukan |
|
|
Mengetahui, Kepala
Sekolah LUFIANA, S.S NBM.
1024550 |
MAGELANG, ......JULI
2025 Guru Mata Pelajaran KUNI HIRIYANTI, S.Pd NIP. - |
LAMPIRAN- LAMPIRAN
Lampiran 1
LEMBAR KERJA PESERTA
DIDIK (LKPD)
Nama : …………………………………..
Kelas : …………………………………..
1. Penerapan
Tulislah
salah satu ayat al-Qur’an dari surat al-Baqarah dan sebutkan keselarasannya ketika
dibaca dalam suatu acara:
|
|
||||
|
Acara Silaturrahmi |
|
|
|
|
2. Tugas
1. Amatilah prosesi
pembacaan al-Qur’an pada acara-acara harian/insidental di sekelilingmu. Berikan
tanggapanmu kenapa ayat/surat tersebut yang dibaca.
2. Coba anda
deskripsikan tentang operasional mencari al-Qur’an dengan menggunakan Mu’jam
al-Qur’an secara rimci dan detail!
|
Acara |
Ayat/Surat yang dibaca |
|
|
|
|
Tanggapanmu : |
|
Lampiran 2
MATERI
BAHAN AJAR
Al-Qur’an
yang kita gunakan sekarang sudah sedemikian rupa adanya. Tercetak dengan rapi
pada sejilid kertas dengan berbagai tanda baca dan hiasan di dalam maupun di
luarnya. Dengan terjemahan dan keterangan-keterangan penunjang dan berbagai variasinya.
Atau berupa tulisan di layar-layar computer/laptop dan handphone atau peralatan
lainnya. Dalam bentuk aplikasi tersendiri maupun include di berbagai lamanlaman
internet.
Al-Qur’an
juga diperdengarkan dalam berbagai acara perkumpulan, baik acara keagamaan,
bisnis, sosial maupun pemerintahan. Berbagai penggalan al-Qur’an juga sering
kita dengar dari para penceramah, motivator dan terutama para ulama setiap mereka
berpidato. Pernahkah kita berpikir bagaimana mereka menggunakan kutipankutipan al-Qur’an
dalam setiap pembicaraan mereka? Mari kita belajar struktur al-Qur’an dan cara
mencari dan menggunakannya.
1. Komposisi dan Pembagian Al-Qur’an
Dalam
bab sebelumnya tentang kemukjizatan al-Qur’an, kita pernah belajar bahwa salah
satu keunikan kemukjizatan al-Qur’an adalah keunikannya yang tidak bisa ditiru
oleh siapa pun. Banyak rahasia yang masih belum terungkap dalam al- Qur’an.
Sekarang mari kita bedah tentang struktur al-Qur’an dan hal-hal yang biasa digunakan
oleh para pembelajar al-Qur’an untuk mengkajinya.
Al-Qur’an
terdiri atas 114 surah, 30 juz dan 6236 ayat menurut riwayat Imam Hafs, 6262
ayat menurut riwayat ad-Dur, atau 6214 ayat menurut riwayat Warsy.
Secara
tradisional bahkan lebih mudah di katakan bahwa al-Qur’an terdiri dari 6.666 ayat.
Pendapat ini pernah disampaikan dalam bab sebelumnya. Secara umum, al- Qur’an
terbagi menjadi 30 bagian yang dikenal dengan nama juz. Pembagian juz memudahkan
mereka yang ingin menuntaskan pembacaan al-Qur’an dalam kurun waktu 30 hari.
Pembagian ini paling terkenal karena digunakan seluruh dunia dan di tandai
dengan jelas oleh setiap percetakan dan penerbit al-Qur’an.
Terdapat
pembagian lain yang disebut manzil, yang membagi al-Qur’an menjadi 7 bagian.
Manzil
Manzil
terdiri dari tujuh bagian yakni:
|
Manzil |
Juz |
Surah |
Dari Surah |
Hingga Surah |
|
1 |
1-6 |
1-4 |
Al-Fatihah |
An-Nisa' |
|
2 |
6-11 |
5-9 |
Al-Ma'idah |
At-Taubah |
|
3 |
11-14 |
10-16 |
Yunus |
An-Nahl |
|
4 |
15-19 |
17-25 |
Al-Isra' |
Al-Furqan |
|
5 |
19-23 |
26-36 |
Asy-Syu'ara |
Yasin |
|
6 |
23-26 |
37-49 |
As-Saffat |
Al-Hujurat |
|
7 |
26-30 |
50-114 |
Qaf |
An-Nas |
2. Makkiyah dan Madaniyah
Secara
garis besar, Rasulullah saw. menerima wahyu di Makkah sebelum hijrah dan di
Madinah setelah hijrah. Para ulama kemudian mengkategorikan ayatayat yang
diterima sebelum hijrah sebagai Makkiyah dan yang diwahyukan setelah hijrah
sebagai Madaniyah meskipun diwahyukan di Makkah seperti pada waktu haji wada.’
Namun ada juga ulama yang berpendapat bahwa Makkiyah adalah ayat-ayat yang
diterima Rasulullah saw. di Makkah meskipun setelah hijrah ke Madinah, sedangkan
Madaniyah adalah ayat-ayat yang diterima Rasulullah saw. di Madinah.
Pembagian
berdasar fase sebelum dan sesudah hijrah dianggap lebih tepat, sebab terdapat
surah Madaniyah yang turun di Makkah.
Ciri-ciri
Makkiyah antara lain:
a. Surat-surat
pendek
b. Ayat-ayatnya pendek-pendek
c. Membahas prinsip
keimanan dan akhlak
d. Ayat yang jika
dibaca, maka disunnahkan kepada pembaca dan pendengarnya untuk melakukan sujud
(ayat Sajdah)
e. Terdapat kata
kalla (disebut 33 kali)
f. Kisah nabi-nabi
dan umat-umat terdahulu (kecuali surah al-Baqarah)
g. Kisah Nabi Adam
a.s. dan Iblis (kecuali surah al-Baqarah)
h. Pembukaan surah
berupa huruf-huruf lepas, seperti qaf, sad, alif-lam-mim-ra, aliflam- mim
(kecuali surah al-Baqarah dan surah Ali ‘Imran)
i. Cenderung
puitis, menyentuh hati dan banyak terdapat kesamaan bunyi
j. Contoh surat
al-ikhlas, surat an-nas dan surat al-falaq
Ciri-ciri
Madaniyah antara lain:
a. Surat dan
ayatnya panjang-panjang
b. Izin untuk
perang dan hukum-hukumnya
c. Rincian hukum
tentang hudud, ibadah, undang-undang sipil, sosial, dan hubungan antar-negara
d. Penyebutan
tentang kaum munafik (kecuali surah al-‘Ankabut)
e. Penyebutan
tentang ahli kitab
f. Ungkapannya
tenang, cenderung prosais, yang ditujunya adalah akal pikiran
g. Banyak
mengemukakan bukti dan argumentasi mengenai kebenaran-kebenaran agama.
h. Contoh : Surat
al-Baqarah dan Ali ‘Imran
3. Maqra’ atau ruku’
Maqra’
adalah sub pembahasan dalam al-Qur’an yang pada al-Qur’an model lama biasanya
ditandai dengan huruf ain ( ع) di sisi kiri atau kanan
halaman al- Qur’an. Sub pembahasan ini juga biasa disebut sebagai ruku’
dinisbatkan kepada ruku’ salat karena dahulu biasanya dibaca setelah al-Fatihah
sebelum rukuk pada waktu salat.
Setiap
maqra’ atau ruku’ biasanya berisi satu sub pembahasan tertentu. Misal pembahasan
tentang kisah Nabi Musa, pembahasan tentang Nabi Yusuf, pembahasan tentang
akhirat dan lain sebagainya. Maqra' juga biasa digunakan oleh para qari atau qariah
ketika membackan ayat-ayat al-Qur’an pada acara-acara Musabaqah Tilawatil Qur’an
(MTQ) dan acara-acara keagamaan lainnya.
4. Lafaz Basmalah
Lafaz
Bismillahirrahmanirrahim
5. Mu’jam (Kamus kumpulan)
Untuk
mencari ayat-ayat yang berhubungan dengan suatu istilah tertentu, biasanya
digunakan kamus khusus al-Qur’an yang biasa disebut sebagai mu’jam. Kamus-kamus
al-Qur’an ini biasa menggunakan daftar istilah untuk mengumpulkan daftar
bahasan-bahasan tertentu dalam al-Qur’an. Di antara kitab-kitab kamus al- Qur’an
yang terkenal adalah Kitab al-Mu’jam al-Mufahras Lialfazi al-Qur’an al- Karim
karya Syekh Muhammad Fuad Abdul Baqi dan al-Mu'jam al-Mufahras li- Ma’ani
al-Qur’an al-Karim karya Muhammad Bassam Rusydi al-Zain.
Lampiran 3
GLOSARIUM
Ijmal : ringkasan, secara umum ikhtisar, tidak terinci
Maknawi : tentang makna, berkaitan dengan makna, yang
tersirat, inti, penting
Masdar : bentuk asli, bentuk asal, verbal
Mukjizat : kejadian luar biasa yang dialami nabi yang di
luar jangkauan akal manusia
Rida : rela, suka, senag hati
Risalah : ringkasan yang dikirimkan, surat edaran,
notulensi rapat, keterangan ringkas tentang suatu bahasan ilmu pengetahuan
Tarikh : Penanggalan, perhitungan tantang tanggal,
penanda waktu
Tasrif : Sistem perubahan bentuk kata dalam bahasa arab
yang menandakan waktu, pelaku dan, pekerjaan, benda atau keterangan
Lampiran 4
DAFTAR
PUSTAKA
Abdul Wahid Ramli. Ulumul Qur’an, Raja Grafindo Persada,
Jakarta, 2002
Ahad Syadali,. Ahmad Rofi’i, Ulumul Qur’an 1, CV Pustaka
setia abadi, Bandung, 1997
Ahmad Syadali. ‘Ulumul Qur’an I. Cet. I; Bandung: Pustaka
Setia, 1997.
Al-Alwi Sayyid Muhammad Ibn Sayyid Abbas, Faidl
Al-Khobir, Al-Hidayah, Surabaya
Al-Qattan, Manna’ Khalil. Studi Ilmu-Ilmu Qur’an, Litera
Antar Nusa, Jakarta, 2000
Al-Shalih, Shubhi, Mabahits fi ‘Ulum al-Quran, Dar al
‘Ilm Li al-Malayin, Beirut, 1977
Al-Shobuny, Mohammad Aly, at-Tibyan fi Ulumil Qur’an,
Alam al-Kitab, Beirut
al-Suyuti, Jalaluddin, al-Itqan fi Ulum al-Qur’an, Cet.I;
Beirut: Muassasah al-Risalah, 2008
Al-Salih, Subhi, Membahas Ilmu – Ilmu Hadis. Pustaka
Firdaus: Jakarta, 2000.
Al-Zarqany, Muhammad Abd al-Azhim, Manahil al-Irfan fi
Ulum al-Qur’an, Juz I, Isa al-Baby al-Halaby wa Syirkah, Mesir
Factur Rahman. Ikhtisar Musthalahul Hadis. Al-Ma’rif,
Bandung, 1985
Hasbi ash-Shidiqi, Tengku Muhammad, Sejarah dan Pengantar
Ilmu Hadis, Pustaka Rizki Putra, Semarang, 2009
Hudhari Bik, Tarikh At-Tasyri’ Al-Islami, (Terj. Mohammad
Zuhri, Rajamurah Al-Qanaah), 1980,
Ismail, Muhammad Bakri, Dirasat fi Ulum al-Qur’an, Cet.
II; Kairo: Dar al-Manar, 1999
Jalal al-Din ‘Abd al- Rahman ibn Abi bakr al-Suyuthi,
Tadrib al-RAwi fi Syarh Taqrib an- Nawawi, jilid 1, Beirut: Dar al-Fikr
Kahar Masyur, Pokok-pokok Ulumul Qur’an,Rineka Cipta,
Jakarta, 1992
Kamaluddin Marzuki, Ulumul Quran, PT Remaja Rosda Karya,
Bandung, 1994
Khatib, Al.M. Ajjaj. Al Sunah Qobla Al Tadwin.Dar Al
Fikr: Beirut, 1997
Mana’ul Quthan, Pembahasan ilmu Al-Qur’an, PT Rineka
cipta, Jakarta, 1993
M. Hasbi Ashshiddieqy, Sejarah dan Pengantar Ilmu
alqur’an dan Tafsir, PT Bulan Bintang, Jakarta, 1992
Muhammad Chirzin, Al-Qur’an dan Ulumul Qur’an, Dana Bakti
Primayasa, Yogyakarta, 1998
M. Quraish Shihab, ‚Membumikan‛ Al-Qur’an: Fungsi dan
Peran Wahyu dalam Kehidupan Masyarakat, (Cet. XIX; Bandung: Mizan, 1999)
Muhammad Ahmad &
M. Mudzakir, Ilmu Hadis (Cet – 10), Pustaka Setia, Bandung, 2000
Muhammad Ahmad. Ulumul Hadis. Pustaka Setia, Bandung,
2004
Nawir Yuslem. MA, ulumul Hadis, Mutiara sumber widya,
Jakarta 2001
Rofi’i, Ahmad & Ahmad Syadali. Ulumul Quran Pustaka
Setia, Bandung 1997.
Subhi Ash-Shalih, Membahas ilmu-ilmu Al-quran, terjemah
Nur Rakhim, Pustaka Firdaus Jakarta, 1993
Suparta, Munzier. Ilmu Hadis, Raja Grapindo: Jakarta,
2002
Teungku Muhammad Hasbi Ash Shiddieqy Sejarah dan
Pengantar Ilmu Hadis, Pustaka Rizki Putra, Semarang, 1998
Zarkasih, M.Ag.,
Pengantar Studi Hadis, Aswaja Presindo, Yogyakarta, 2012
|
Mengetahui, Kepala
Sekolah LUFIANA, S.S NBM.
1024550 |
MAGELANG, ......JULI
2025 Guru Mata Pelajaran KUNI HIRIYANTI, S.Pd NIP. - |
Tidak ada komentar:
Posting Komentar